SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengajak para petani di wilayahnya untuk meningkatkan kapasitas diri menjadi petani multitalenta yang mampu menyesuaikan hasil produksi dengan kebutuhan pasar modern.
Hal tersebut disampaikan Andreas saat menghadiri kegiatan diskusi sekaligus menanam hortikultura bersama kelompok tani di Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Kamis (2/7).
Menurutnya, letak geografis Kecamatan Sukabumi yang berbatasan langsung dengan wilayah perkotaan harus dimanfaatkan sebagai peluang bisnis besar. Menjamurnya pelaku usaha kuliner di perkotaan menjadi pasar potensial bagi komoditas lokal.
“Melihat banyak kafe dan restoran di Kota Sukabumi, kita bisa menjadi pemasok dalam skala bisnis. Ini peluang yang harus dimanfaatkan petani,” ujarnya.
Selain kejelian membaca pasar, Andreas juga menekankan pentingnya zonasi dan pemanfaatan ruang lahan yang tepat. Petani diminta tetap menanam tanaman keras produktif bernilai ekonomi tinggi, seperti alpukat, untuk menjaga keseimbangan ekologi sekaligus pendapatan jangka panjang.






