KABUPATEN SUKABUMI

Biaya Produksi Turun, Petani Sukabumi Sambut Kebijakan Pupuk Bersubsidi

×

Biaya Produksi Turun, Petani Sukabumi Sambut Kebijakan Pupuk Bersubsidi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin. (Foto: Untuk Radar Sukabumi)
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin. (Foto: Untuk Radar Sukabumi)

SUKABUMI – Kabar gembira datang bagi para petani di Kabupaten Sukabumi. Harga pupuk bersubsidi resmi mengalami penurunan, memberikan angin segar di tengah fluktuasi biaya produksi sektor pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menyambut baik kebijakan tersebut. Ia menilai penurunan harga pupuk bersubsidi sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap petani serta komitmen dalam mewujudkan swasembada pangan.

Bank bjb Tandamata

“Kebijakan ini menjadi sinyal positif bagi dunia pertanian. Dengan harga pupuk yang lebih terjangkau, daya beli petani meningkat, penyerapan pupuk bersubsidi lebih optimal, dan biaya produksi pun berkurang,” ujar Aep, Jumat (24/10/2025).

Aep menjelaskan, penurunan harga pupuk tidak hanya meringankan beban petani, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas.
“Dengan biaya input yang lebih rendah, petani memiliki peluang lebih besar untuk menambah volume tanam dan menjaga kualitas hasil panen,” tambahnya.

Dinas Pertanian, lanjut Aep, terus berkoordinasi dengan PT Pupuk Indonesia dan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di PPTS (Penerima Pada Titik Serah) maupun kios pengecer tetap aman dan tepat waktu.

“Kami pastikan stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Sukabumi hingga akhir 2025 tersedia lebih dari cukup. Dengan harga baru ini, kami harap petani dapat menebus pupuk sesuai kebutuhan yang tercantum dalam e-RDKK,” jelasnya.

Aep juga menekankan pentingnya penerapan pupuk berimbang di kalangan petani. Kombinasi pemupukan yang sesuai anjuran diyakini mampu meningkatkan produktivitas lahan dan menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang.