KABUPATEN SUKABUMI

Pemekeran Kabupaten Sukabumi Utara, Aktivis Presidium : Masih Dipersimpangan

×

Pemekeran Kabupaten Sukabumi Utara, Aktivis Presidium : Masih Dipersimpangan

Sebarkan artikel ini
Aktivis Presidium CDOB KSU, Wibowo HK
Aktivis Presidium CDOB KSU, Wibowo HK

Apabila, daerah Kabupaten Sukabumi ini tidak segera dimekarkan. Maka, ia menilai kondisinya akan stag dalam segi pembangunan. Terlebih lagi, ia menilai Kabupaten Sukabumi bagian utara ini, memang cukup ideal. Makanya, jika terwujud pemekaran wilayah KSU dengan pola daerah, maka diyakini akan lebih optimal dalam hal tata kelola pelayanannya. “Masyarakat Kabupaten Sukabumi saat ini, bukan tidak agresif ingin memekarkan KSU. Namun, kendalanya hingga saat ini belum juga terwujud, karena belum dicabut moratorium dari pemerintah pusat,” tukasnya.

“Kenapa belum terwujud, karena masih terjadi persimpangan jalan. Kenapa, iya karena ada kebijkan-kebijakan dari pemerintah pusat. Untuk masalah keterpihakan dan tidak keterpihakan, saya juga kurang paham. Karena, selama moratorium masih dipegang oleh Presiden dan Presiden tidak konsen terhadap pemekaran daerah. Maka, saya yakini ini tidak akan terwujud,” tandasnya.

Bank bjb Tandamata

Sebab itu, ia berharap pasca diselenggarakannya Pemilu pada 14 Februari 2024 ini, seluruh anggota DPR RI yang menjabat dari Dapil Sukabumi, dapat bersama-sama memberikan kontribusi yang positif untuk kemajuan daerah pemilihannya. Salah satunya, mendorong upaya untuk terwujudnya pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara. “Banyak tuh anggota DPR RI dari Dapil Sukabumi yang menjabat di Senayan. Bahan, sebelum Pemilu kemarin, kami sempat bertemu dengan anggota Komisi II DPR RI dan membahas soal pemekaran KSU itu. Hanya memang tidak tahu ada kendala apa dan agak sulit untuk mewujudkan pemekaran KSU itu,” jelasnya.

“Makanya, saya beraharap kepada para legislatif yang masuk sebagai anggota DPR RI dari Dapil Sukabumi, bisa membantu kita dan tidak hanya retrorika yang dibuat. Saya berjuang di presidium ini sejak tahun 2000-an, tepatnya sejak zaman Bupati Sukabumi dijabat oleh Pak Maman. Nah, sekarang kan di jabat oleh Pak Marwan Bupatinya. Sebenarnya, Bupati Sukabumi saat ini sangat suport akan pemekaran KSU itu. Hanya sulit juga dan selalu terbentur dari moratorium. Jadi, tinggal kembali terhadap keseriusan pemerintah pusat. Namun, untuk keseriusan pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi saya rasa itu sangat serius. Hanya saja, untuk akomodasi dan mobilisasinya yang terbatas di presidium,” pungkasnya. (Den)