Sebagai solusi, ia meminta pemerintah pusat melakukan sinkronisasi data dengan melibatkan perangkat desa hingga pengurus RT dan RW. “Datanya harus dibarengkan dengan data dari pihak desa, RT, RW, dan masyarakat,” tegasnya.
Dengan langkah tersebut, diharapkan penyaluran bantuan pangan dapat lebih tepat sasaran dan mengurangi potensi kegaduhan di tingkat akar rumput.(den/d)




