Corona Bikin Pemkab Sukabumi Gelisah

  • Whatsapp
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid, saat melakukan video confrence bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

SUKABUMI – Para pimpinan kepala daerah di Jawa Barat nampaknya mulai gelisah dengan wabah virus corona. Selasa (10/3), Bupati Sukabumi, Marwan Hamami beserta sejumlah kepala daerah curhat ke Gubernur Jabar, Ridwan Kamil terkait penyebaran virus mematikan itu.

Selain membahas penangan isu virus yang corona, Gubernur Jawa Barat juga telah meresmikan Jabar Command Center serta Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar).

Bacaan Lainnya

Dalam Video Conference, orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi ini, menyampaikan langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dalam menangani isu virus corona.

“Dalam mencermati situasi Covid-19, Pak Gubernur mengecek kesiapan di daerah yang ada di setiap Kabupaten dan Kota di Jawa Barat. Selain persiapan yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah, tahapan-tahapan yang sudah kita lakukan juga di bahas.

Termasuk, persoalan-persoalan yang dihadapi dalam mengantisipasi penyebaran virus itu,” jelaas Marwan Hamami usai melakukan video conference di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Jalan Raya Siliwangi, Kelurahan/Kecamatan Palabuanratu, Selasa (10/3).

Saat ini, untuk wilayah Kabupaten Sukabumi dinilai masih bisa terkendali secara baik. Meski begitu, ia berharap di wilayahnya tak terjadi penyebaran virus corona.

“Kita tetap antisipasi terutama bagi warga negara asing yang masuk ke Sukabumi maupun masyarakat yang kembali dari luar negeri. Iya, masyarakat juga membantu antisipasi, karena tidak menutup kemungkinan mereka bisa saja lolos pemeriksaan di Bandara,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid mengatakan, untuk persiapan dan upaya penanggulangan serta pencegahan covid-19 ini, pemerintah Kabupaten Sukabumi sudah berupaya maksinal. Salah satunya membentuk call center.

“Pembentukan hotline call centre melalui 119 dan pembentuk crisis center pada tingkat provinsi sudah ditindak lanjuti pada tingkat pemerintah daerah dengan membentuk satuan tugas penanggulangan dan pencegahan covid-19. Iya, semua satuan tugas ini akan berupaya melakukan langkah preventif,” ujarnya.

Pihaknya berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak perlu cemas dan tidak perlu takut terhadap isu mewabahnya virus corona. “Yang penting tetap menjaga prilaku hidup bersih dan sehat, dalam upaya pencegahan dan penanggulangan,” pungkasnya. (den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *