Malam Tahun Baru 2023, Polres Sukabumi Amankan Ratusan Botol Miras

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah didampingi Sekda Ade Suryaman beserta jajaran saat jumpa pers

PALABUHANRATU – Ratusan botol miras berbagai merk dan jenis diamankan jajaran Satuan Narkoba Polres Sukabumi menjelang malam pergantian tahun 2022- 2023 dalam operasi yang dilaksanakan, Sabtu, (31/12).

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan sweeping yang dilaksanakan Satnarkoba polres Sukabumi dilakukan sejak sore hari hingga malam sekitar pukul 22.00 Wib.

Bacaan Lainnya

Miras miras tersebut, lanjut Dedy didapat dari tiga lokasi yang berbeda yakni dua didapat di wilayah Citepus dan satu lokasi didapat di jalan Siliwangi, Kecamatan Palabuhanratu.

“Terimakasih kepada pemda, dikarenakan pemda ada aturan miras 0 persen di Kabupaten Sukabumi, saya sebagai kapolres mengucapkan terimakasih kepada Satnarkoba yang tidak henti hentinya untuk melakukan sweeping dan penangkapan terhadap minuman keras,” ungkapnya.

“Dapat saya jelaskan untuk ini didapat tadi sore sampai malam ini total minuman keras yang amankan 372 botol dengan berbagai merk di tiga tkp, dua tkp daerah Citepus, satu TKP jalan Siliwangi,” sambungnya.

Masih kata Dedy, barang barang haram tersebut berdasarkan dari hasil penyelidikan dan sidik yang didapat jajaran satnarkoba diambil dari Cimahi.

“Barang barang ini untuk dirayakan di tahun baru, karena tiga Tkp Citepus merupakan daerah wisata pantai, jalan Siliwangi dekat dengan alun alun Palabuhanratu,” jelasnya.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Sukabumi AKP Enjo Sutarjo menambahkan barang barang haram didapatnya dari warung yang berada di Citpus dan jalan Siliwangi.

“Perlu kami sampaikan barang barang ini didapat dari warung kemudian ini ada salah satu dari Cimahi mereka baru mengantar menggunakan mobil penumpang,” timpalnya.

“Kemudian pada saat mau dikirim dijual kami amankan barang barang tersebut. Untuk informasi lain masih dalam penyelidikan nanti kami akan sampaikan kepada rekan rejan, ada sebagian sudah dijual.Sesuai dengan perda nomor 7 tahun 2016 untuk ancama 6 bulan penjara,” tandasnya. (Cr2)

Pos terkait