Sementara itu, wakil kepala sekolah salah satu SMP di Kecamatan Simpenan, Asep Rumindang mengapresiasi atas tindakan dan upaya yang dilakukan polisi dan jajaran forkompimcam Simpenan. Dia berharap peristiwa tawuran seperti itu tidak terjadi lagi.
“Pada prinsipnya semua siswa saling bersaudara, jadi para siswa harus mentaati peraturan kalau misal terjadi sesuatu atau intimidasi dari sekolah lain diharapkan lapor ke guru,” kata Asep.
“Mereka tidak dibenarkan mengambil tindakan sendiri, tidak boleh datang ke tersebut biar nanti guru yang menyelesaikan, kita semua ingin mempersatukan anak anak sekolah di Kecamatan Simpenan, kita akan membentuk satgas yang mana nanti pada masing masing sekolah bisa saling menjaga,” tandasnya.(Cr2/t)






