Lensa Peduli Rawan Sosial

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyerahkan cinderamata kepada Direktur Lensa Sukabumi, Daden Sukendar disalah satu hotel yang berada di kawasan Cikukulu, Kecamatan Cicantayan

SUKABUMI,RADARSUKABUMI.com — Lembaga Peneliltian Sosial Agama (Lensa) Sukabumi, menggelar pelatihan pemuda peduli kerawanan sosial tingkat nasional disalah satu hotel yang berada di kawasan Cikukulu, Kecamatan Cicantayan, kemarin (28/5).

Kegiatan tersebut digelar untuk membangun militansi kader pemuda berintegritas keilmuan, bertanggungjawab, peduli terhadap lingkungan sosial dan keagamaan berlandaskan Islam Ahlussunah Waljamaah.

Bacaan Lainnya

“Pelatihan ini tujuan utamanya memberikan pendidikan kepada kaum muda agar menjadi pemuda peduli kerawanan sosial,” kata Direktur Lensa Sukabumi, Daden Sukendar kepada Radar Sukabumi, kemarin (28/5).

Menurut Daden, berbagai sisi baik dalam bidang sosial, ekonomi dan politik pasca Pilpres nampaknya perlu perhatian dari semua elemen.

Sebab itu, Lensa Sukabumi dalam kesempatan tersebut mendeklarasikan bidang sosial berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta HIV/AIDS.

“Sedangkan terkait politiknya kami akan mendeklarasikan untuk mengajak masyarakat dan mengingatkan kepada elit politik agar bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Jangan sampai isu politik masih ‘digoreng’ padahal pilpresnya sudah selesai.

Kita harus menatap kedepan bagaimana Indonesia bisa maju lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyambut baik pelatihan tersebut karena ia yakni dapat membentuk pemuda yang terampil, bertanggungjawab dan memiliki kepekaan sosial tinggi.

“Pemuda merupakan kekuatan potensi, pemberdayaan mereka akan mempercepat pembangunan di daerah, dengan meningkatnya keterampilan pemuda maka kesempatan untuk maju makin terbuka,” tuturnya.

Marwan menekankan kepada para generasi muda saat ini untuk berkomitmen mendorong dan mendukung pembangunan di Kabupatan Sukabumi.

“Ya, generasi muda harus punya komitmen dan keyakinan yang jelas, kita akan dorong kreatifitas mereka.

Tantangan hari ini bagaimana mereka mempunyai gagasan kreatif dan bagaimana mewujudkannya dalam karya nyata,” pungkasnya.

(bam/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.