Diskusi audiensi berlangsung hangat, membahas isu strategis seperti peningkatan akses layanan publik, pendidikan inklusif, kesempatan kerja, hingga penguatan regulasi. Kehadiran Disbudpora dinilai penting untuk memastikan sektor kebudayaan, pemuda, dan olahraga menjadi bagian integral dari gerakan inklusivitas di Kabupaten Sukabumi.
“Harapan kami bisa berperan aktif menghadirkan ruang publik yang setara, ramah, dan terbuka agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tandas Yudi.(ndi/d)




