Dinas Sosial juga membuka ruang bagi warga yang merasa sudah mampu untuk melakukan Graduasi Mandiri. Melalui musyawarah desa, warga bisa mengundurkan diri secara sukarela. “Kami ingin bantuan benar-benar jatuh ke tangan mereka yang paling rentan,” tambahnya.
Dengan labelisasi ini, wajah bantuan sosial di Sukabumi mulai berubah. Stiker di dinding rumah bukan sekadar tanda penerima, melainkan simbol transparansi, kejujuran, dan harapan bahwa bantuan akan lebih tepat sasaran.(den/d)






