Koni Kabupaten Sukabumi Keluhkan Kelengkapan Atribut Porprov Jabar XIV

Ketua Koni Kabupaten Sukabumi Sirodjudin saat memimpin rapat koordinasi
RAKOR : Ketua Koni Kabupaten Sukabumi Sirodjudin saat memimpin rapat koordinasi membahas persiapan Porprov Jabar XIV di Sekretariat Koni Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cisaat, belum lama ini.

SUKABUMI —  Ketua Koni Kabupaten Sukabumi Sirodjudin mengatakan, semua proses tahapan-tahapan untuk di Porprov Jabar 2022 sudah dilalui oleh seluruh cabor dari kontigen Kabupaten Sukabumi. Namun, untuk persoalan kendala dalam mensukseskan Proprov Jabar ini, tidak sedikit para cabor yang mengeluhkan terkait kelengkapan atribut.

“Berbicara kendala atau masalah, memang ada. Meskipun TC sudah dilaksanakan. Padahal Porprov tinggal sekitar beberapa hari lagi dan ada cabor yang sudah harus di berangkatkan. Nah, kita berangkat 12 November 2022 untuk pembukaan, berarti kami akan berangkat tanggal 11 November. Namun permasalahannya sampai detik ini atribut untuk kontingen belum jelas atau belum fix,” kata Sirojudin kepada Radar Sukabumi pada Senin (24/10).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut ia menjelaskan, awalnya Koni Kabupaten Sukabumi sudah deal dengan pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dalam hal ini Sekda Kabupaten Sukabumi, bahwa atribut kontingen ini akan diberikan oleh beberapa perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi, dengan spek yang sudah Koni Kabupaten Sukabumi usulkan.

“Jadi pihak perusahaan yang akan memberikan barangnya pada Koni bukan uangnya, sesuai spek yang di ajukan. Nah, bergeraklah waktu itu, hanya saja sampai hari ini belum ada kejelasan, ada yang memang sudah memberikan ada juga sampai saat ini belum memberikan, ada yang sudah memberikan namun speknya tidak sesuai dengan yang kita ajukan dan sudah berikan kita contohnya,” tandasnya.

Perlengkapan kontingen yang akan berlaga pada Porprov Jabar 2022 ini, sambung Sirojudin, yang sudah tersedia baru sepatu sebanyak 30 pasang. Sementara untuk tas baru berupa contohnya saja dan jaket training belum ada, topi baru ada fhotonya yang memang tidak sesuai dengan usulan Koni Kabupaten Sukabumi. Sebelum cabor mengeluhkan atas kualitas spek kontingen, Koni Kabupaten Sukabumi juga sudah menyampaikan kepada pihak – pihak penyedia yang memberikan atribut kontingen.

“Sebelumnya saya sampaikan spek ini tolong harus di jaga dan harus disesuaikan, karena spek yang kita ajukan ini tidak terlalu mewah serta tidak juga terlalu rendah. Iya, manusiawi lah, pantas di pakai oleh atlet Kabupaten Sukabumi, saya bingung ketika diberikan spek yang amat sangat di bawah standar, kemarin cabor sudah berbicara bahawa akan menolak dan tidak akan menerima atribut kontingen yang tidak sesuai dengan spek yang kita ajukan,” tandasnya.

Masih ditempat yang sama, Sekretaris Koni Kabupaten Sukabumi, Ahmad Fahrizal mengatakan, sebenernya untuk kebutuhan atribut kontigen Kabupaten Sukabumi, dari awal Koni Kabupaten Sukabumi sudah menganggarkan biayanya yang bersumber dari hibah Koni Kabupaten Sukabumi sebesar Rp7,6 milyar yang di bagi menjadi 3 item.

“Pertama untuk pelaksanaan Porprov, yang didalamnya ada untuk penginapan, makan, suplemen atlet, transportasi selama pelaksanaan 10 hari, kemudian item ke dua untuk peralatan pertandingan. Seperti baju tanding contohnya biliard untuk beli stik, ada lagi atribut kontingen yang semua kontingen menerima baik atlet pelatih official, medis dan lainnya,” jelasnya.

Sementara untuk kebutuhan atribut kontingen, itemnya mulai dari jaket training, tas, sepatu, topi dan handuk. Semua ini, sesuai arahan dari Sekda Kabupaten Sukabumi, bahwa atribut kotingen Kabupaten Sukabumi tidak berupa uang. Namun, prosesnya nanti akan di lelang ke perusahaan – perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Dia mencontohkan, satu perusahaan menyumbang untuk jaket training, item tas diambil sama perusahaan lainnya dan ada juga gabungan perusahaan yang akan menyumbang untuk sepatu, dan atribut kontingen lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *