SUKABUMI – Teka-teki siapa yang akan mengisi tiga kursi jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai terjawab. Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama merilis hasil seleksi administrasi pada Rabu (18/2/2026). Dari puluhan pelamar, 22 pejabat dinyatakan memenuhi syarat dan berhak melaju ke tahap berikutnya.
Tiga posisi strategis yang diperebutkan adalah Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus), serta Kepala BKPSDM. Sekda Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua Pansel, Ade Suryaman, menegaskan proses verifikasi berkas dilakukan ketat sesuai aturan. “Ada beberapa pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat karena dokumen tidak lengkap atau persyaratan administratif tidak terpenuhi,” jelasnya.
Untuk posisi Kasat Pol PP, lima orang lolos administrasi, termasuk Sekretaris Satpol PP Arianja Hasbulwafi dan Camat Palabuhanratu Deni Yudono. Posisi Kepala Diarpus menjadi yang paling diminati dengan 11 pelamar lolos, sementara kursi Kepala BKPSDM akan diperebutkan enam pejabat, mayoritas camat.
Meski 22 nama melaju, tiga pelamar harus terhenti karena kendala administrasi. “Ada pelamar dari internal dinas, guru madya dari provinsi, hingga pegawai kementerian yang dinyatakan TMS,” tambah Ade.
Tahapan berikutnya adalah Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural (Assessment) yang akan digelar 23–24 Februari 2026 di Kantor BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Cicantayan. Peserta diwajibkan hadir lebih awal dengan membawa perlengkapan mandiri.






