Jembatan Sawahlega Terancam Ambruk

  • Whatsapp

JAMPANGTENGAH – Ratusan warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, mengeluhkan Jembatan Sawahlega yang kondisinya memperihatinkan. Jembatan yang terbuat dari anyaman bambu ini, selain licin dan berbolong, juga dapat mengancam keselamatan warga yang hendak melintas.

Seorang warga Kampung Bantarsari, RT 3/3, Desa Tanjungsari, Geri Irawan (21) menjelaskan, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Jampangtengah dengan Kecamatan Cikembar ini, merupakan satu-satunya akses warga menuju sentral publik. Seperti, sekolah, pasar, puskesmas dan area publik lainnya.

Bacaan Lainnya

“Jembatan ini, dibangun pada jaman Belanda. Sering digunakan masyarakat untuk akses memasarkan hasil pertanian dan aktivitas sehari-hari,” kata Geri kepada Radar Sukabumi, kemarin (1/8).

Kondisinya yang mulai rusak parah, sambung Geri, sering menyebabkan terjadinya kecelakaan. Meskipun tidak sampai memakan korban jiwa, tetapi sudah puluhan warga yang jatuh ke Sungai Cimandiri.

“Sekarang jembatan ini terancam roboh akibat kondisinya yang sudah tua. Bila hal itu terjadi, tentu warga di sini terancam terisolir. Kami berharap, jembatan ini segera diperbaiki,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan warga lainnya, Bambang (23).

Menurutnya, jembatan gantung Sawahlega ini menjadi penyumbang kelancaran aktivitas masyarakat setempat. Bila sampai terputus, maka otomatis aktivitas sehari-hari warga lumpuh total.

“Was-was bila melintas, takut terperosok dengan kondisi sepeerti ini. Kami berharap, jembatan yang sangat penting ini bisa segera diperbaiki,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Desa Tanjungasari, Aep Saepudin mengaku, saat ini kondisi jembatan yang memiliki panjang 46 meter dan lebar 1,5 meter itu kondisinya sudah lapuk.

Bila tidak segera dilakukan perbaikan secara permanen dikhawatirkan bangunan jembatan tiba-tiba ambruk dan menimbulkan korban jiwa.

“Saat ini, kami hanya memperbaiki jembatan secara manual melalui swadaya masyarakat. Pemerintah Desa Tanjungsari sudah mengajukan permohonan bantuan untuk pembangunan jembatan kepada pemerintah daerah dan swasta. Namun, sampai sekarang, aspirasi warga belum terealisasi sampai saat ini,” pungkasnya. (cr13/t).

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *