Ditambahkan, Iki Jihadilah (40) salah seorang pengendara mobil, menceritakan pengalamannya saat melintas di bawah pohon tersebut. Dimana setiap kali melintas di jalan raya tersebut, selalu merasa was-was, pasalnya pohon yang menurutnya berukuran besar sekali itu dikhawatirkan roboh dan menimpa.
Tidak jarang, kata Iki Jihadilah sering mempercepat laju kendaraannya ketika melintas di area tersebut.
“Jujur, saya juga takut kalau dahan-dahan itu tiba tiba jatuh dan menimpa mobil. Sudah terlalu berisiko, tapi ini satu-satunya jalan utama yang harus saya lewati setiap hari melintasi sini, saya kerja di Cisolok, dari Palabuhanratu,” timpalnya.
Masyarakat sekitar pun, lanjut Iki merasa khawatir akan keselamatannya, beberapa warga mengaku sudah melaporkan kondisi pohon tersebut ke pihak berwenang, namun hingga kini belum ada tindakan nyata untuk menebang atau setidaknya memangkas dahan-dahan kering yang berpotensi jatuh.
“Saya berharap pemerintah segera turun tangan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai menunggu ada korban baru bertindak,” tegas Iki.
“Situasi ini semakin mengkhawatirkan, kalau angin kencang, karena sering melanda wilayah Sukabumi seperti saat ini, ini membuat kondisi semakin kritis,” tandasnya. (Ndi)






