IPB-BNPB Bantu Warga Cimapag Bangkit

  • Whatsapp
IPB, BNPD dan BPBD Kabupaten Sukabumi saat melaksanakan kegiatan pemberdayaan ekonomi dengan mengembangkan gula aren dan kapulaga bagi korban terdampak bencana longsor Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Pusat Studi Bencana IPB University melakukan pendampingan terhadap korban bencana yang terjadi di Kampung Cimapag Desa Sinar Resmi, Kabupaten Sukabumi untuk pemberdayaan ekonomi dengan mengembangkan gula aren dan kapulaga.

Program tersebut merupakan kerjasama antara PSB IPB University bermitra dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupaya membantu masyarakat agar bangkit.

Bacaan Lainnya

Kepala PSB IPB University, Dr Yonvitner mengatakan, dalam menjaga kesinambungan program kelompok, kegiatan tersebut akan menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sehingga kegiatan akan berkelanjutan dan warga menjadi mandiri.

“Pada awal program dimulai dengan pendampingan dan pelatihan untuk kelompok masyarakat binaan yaitu Kelompok Sirna Resmi Mandiri, Sirna Resmi Berdikari dan Perempuan Produktif,” jelasnya, Rabu (18/11).

Sementara itu, Ketua Adat Kasepuhan Cipta Mulya Abah Hendrik berterima kasih atas program pendampingan tersebut. Bencana ‘Garehong’ yang terjadi di Cimapag perlu diambil hikmah dan kita harus waspada.

“Terima kasih, semoga ke depan masyarakat bisa menanami tebing untuk menahan longsor,” ungkapnya.

Abah mengatakan, gula semut dan kapulaga merupakan potensi produk yang dapat dikelola warga. Selain itu, ada kerajinan batik, anyaman rotan, gelang simpai, ukiran bambu dan lainnya.

“Selain itu, salah satu kearifan lokal yang tetap dijaga adalah menanam padi secara alami dengan varietas asli Kasepuhan,” tutupnya. (upi/rs)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *