SUKABUMI — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 tidak hanya diramaikan dengan hiburan rakyat, tetapi juga diwarnai dengan aksi nyata di bidang kesehatan masyarakat. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menggelar pelayanan KB massal di Lapang Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan HJKS.
Melalui Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR), DPPKB menghadirkan layanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Non-MKJP dengan dukungan Mobil Pelayanan KB (MUYAN) serta 15 tenaga medis lintas instansi.
“Kami ingin memastikan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak sekadar seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pengendalian penduduk dan kesehatan reproduksi,” ujar Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, Rabu (1/10).
Tenaga medis yang terlibat berasal dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Wilayah I, UPTD Puskesmas Palabuhanratu dan Citarik, serta UPT Dalduk Kecamatan Palabuhanratu.
Adapun capaian pelayanan KB dalam kegiatan tersebut meliputi:
- – IUD: 25 akseptor
– Implant: 50 akseptor
– Suntik: 217 akseptor
– Pil: 318 akseptor
Jumlah akseptor yang tinggi menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program KB. Menurut Uus, capaian ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga.
“Program KB bukan hanya soal menekan laju pertumbuhan penduduk, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.






