“Setelah dilakukan cek TKP dan evakuasi pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman,” terangnya.
“Informasi dari pihak keluarga bahwa Jumsih dikarenakan faktor usia dan kesehatan maka sering lupa jalan pulang atau pikun,” imbuhnya.
Lebih lanjut Aguk mengatakan, berdasarkan hasil Visum dari dokter Puskesmas Cisolok pada tubuh Jumsih tidak ada tanda- tanda kekerasan, kondisi kepala pada bagian muka sudah tengkorak dan berbelatung.
“Kondisi badannya juga sudah membengkak, jadi meninggal diperkiraan sudah lebih dari 5 hari,” tandasnya. (Cr2/d)






