Hidup Prihatin, Satu Keluarga di Cikakak Sukabumi Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

MEMILUKAN : Kondisi Iin dan Intan warga Cikakak Sukabumi yang memerlukan bantuan.
MEMILUKAN : Kondisi Iin dan Intan warga Cikakak Sukabumi yang memerlukan bantuan.

SUKABUMI  — Iin (48) dan anaknya Intan (16) kondisi prihatin, betapa tidak setelah ditinggal suaminya Ibu dan anak ini kesulitan ekonomi.

Keluarga yang merupakan warga kampung Gandaria, Desa/ kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi hanya pasrah setelah tulang pungungnya meninggal.

Bacaan Lainnya

Iin menderita penyakit diabetes hingga saat ini belum sembuh, sementara anaknya Intan mengalami disabilitas atau lumpuh sejak kecil.

Yana salah seorang kerabat Iin mengatakan, kondisi penyakit yang dialami saudaranya itu sejak lama dan kondisi anaknya mengalami disabilitas sudah sejak lama yakni sejak kelahiran dua bulan.

“Kira kira ini sekarang 16 tahun, kalau ibu nya bilang anaknya jatuh dari ayunan waktu usia 2 bulan hingga kini mengalami disabilitas,” ujar Yana saat diwawancara. Minggu, (18/2).

Sebelumnya, kata Yana Iin sempat pernah dibawa ke Puskesmas setempat untuk ditangani lebih lanjut namun tidak kunjung sembuh hingga saat ini.

“Kayanya tidak di terapi jadi lumpuh, soalna keterbatasan ekonomi, pertumbuhan badannya juga gak normal,” jelasnya.

Saat ini keduanya tersebut, lanjut Yana tinggal di rumahnya sendiri atas tanah yang di beli olehnya sementara rumahnya dibangun dari program pemerintah yakni pembangunan rumah tidak layak huni.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *