Diakui, Agay Siti Rigayah Asyiah memang yang hilang hanya satu celana dalam milik karyawannya yang dijemur, namun setelah diunggah di media sosial banyak yang mengirimkan pesan bahwa banyak yang jadi korban celana dalam hilang di duga curi.
“Satu yang hilang, celana dalam perempuan atau CD, memang sepertinya sasarannya CD perempuan, itu jemuran kemarin, jadi udah kering pagi tadi teh, kalau jemuran yang tadi yang baru yang masih basah, belum hilang masih ada dijemuran, enggak diambil,” paparnya.
“Banyak juga customer yang ngirim pesan, yang aku juga pernah, tadi juga yang ke toko, teteh saya juga sering hilang CD, malah ada yang bilang sisa sedikit di curi, ada orang Ciracap, orang Jampang banyak yang curat bilang gitu,” ucapnya.
Lanjut Agay Siti Rogayah hingga saat ini setelah di unggah di media sosial belum ada yang datang ke tokonya dan mengakui pelakunya, dan telah melaporkan ke pihak RT setempat tidak ada yang mengenali pelaku dari rekaman CCTV tersebut.
“Maksud diunggah itu, biar ada yang kenal, biar ada sanksi sosial, soalnya takut juga gitu, masa sih maling celana dalam, soalnya kalau baju, udahlah biarin mungkin butuh, pas karyawan laporan ke saya juga ada yang maling jemuran di belakang, saya pikir ah biasa saja,” paparnya.
“Pas ke sini ke sini kata karyawan yang dicuri itu celana dalam, kata saya aduh ko CD, kalau yang diambil baju mah ya udahlah mungkin dia butuh, pas tahu CD mah kaget juga, jadi tremor takut gimana-gimana gitu,” tandasnya. (Ndi)






