Rangkaian kegiatan ditutup meriah dengan Festival Literasi pada hari ketiga. Acara puncak ini menjadi panggung unjuk gigi peserta, mulai dari menari, bercerita, presentasi bahasa Inggris, berhitung cepat, hingga pameran kerajinan tangan di hadapan orang tua dan tamu undangan.
Melalui momentum Hari Pustakawan Nasional, Diarpus berharap TANDEM BAPER tidak sekadar menjadi acara seremonial tahunan, melainkan gerakan berkelanjutan yang memantik lahirnya generasi gemar membaca, berkarakter, kreatif, serta bijak memanfaatkan teknologi.(den/d)





