KABUPATEN SUKABUMI

Hari Ketiga , Proses Pencarian Santri Al-Amin Masih Nihil

CICURUG – Memasuki pencarian hari ketiga Muhammad Akbar (15), santri Al-Amin Cicurug yang tenggelam di Sungai Cibeber belum membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan telah memperluas pencarian santri tesebut hingga ke ke aliran sungai Palagan, Kecamatan Parungkuda.

Tim SAR gabungan terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Cicurug, Babinsa Nangerang, Babinkamtibmas Nangerang, BPBD Kabupaten Sukabumi, Damkar Cicurug, PMI Kabupaten Sukabumi, Satpol PP Cicurug, Relawan Doa, SAR Khatulistiwa, MAPALA CBI, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, Aqua Rescue, IEA Sukabumi, PDC, SISPALA Semut, Voulenter Phantera, AERI, Sarda Kabupaten.Sukabumi, Paguyuban Ambulance Sukabumi, Relawan ASC, Laskar FPI, Sehati Sukabumi, Catatan Cakrawala Cidahu, Ruang peduli, Kopel, Bagana Banser, serta masyarakat setempat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi Komandan Tim SAR, Hendra Sudirman mengungkapkan, pancarian hari ketiga kembali diperluas, namun hingga menjelang magrib penyisiran yang dilakukan belum membuahkan hasil.

“Penyisiran hari ketiga belum membuahkan hasil, kami (Tim SAR gabungan,red) telah memperluas penyisiran, namun memang belum diketemukan dan proses pencarian akan dilanjutkan kembali esok hari,” jelasnya kepada Radar Sukabumi, Kamis (13/8/2020).

Pencarian korban, lanjut Suryo, dibagi menjadi tiga area, SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dari lokasi kejadian sejauh 4 KM, SRU kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian sejauh 4 KM, kemudian SRU ketiga melakukan penyelaman.

“Upaya pencarian mulai dari menggunakan perahu karet ban perorangan, Live jaket dan Team Fisual Darat proses pencarian korban mulai dari menulusuri sungai menyelami kedalaman sungai membongkar tumpukan sampah hingga menyusuri arus pinggir tidak luput ditelusuri oleh SAR Gabungan, dan hari ini SAR gabungan menambahkan satu unit perahu karet dan beberapa team Fisual Darat,” bebernya.

Sebelumnya, M Akbar terseret arus Kali Cibeber pada selasa (11/8) petang sekitar pukul 17.00 WIB tepatnya di kawasan Nangerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Korban bersama teman-temannya sedang bermain air di pinggiran kali, beberapa saat kemudian korban melompat ke dalam kali hingga akhirnya terseret arus karena pada saat itu kondisi di lokasi kejadian diguyur hujan dan alirannya cukup deras.

Teman-temannya hendak menolong korban namun naas korban lebih dulu terseret dan menghilang. (upi)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button