Gebyar UPK DBM Nagrak, Upaya Perangi Bank Keliling

Oleh: Endang Taryana (Ketua UPK Nagrak)

Unit Pengelola Kegiatan (UPK) DBM Nagrak yang telah berdiri selama kurun waktu kurang lebih 12 tahun, sejak berdiri dari tahun 2008, pada akhir tahun 2019 kemarin UPK DBM Nagrak mendapatkan keuntungan kotor sebesar Rp 1.94M dengan keuntungan bersihnya atau surplus Rp 1.5M, dari surplus tersebut UPK DBM Nagrak mengeluarkan dana Sosialnya diantaranya untuk Kegiatan Ekonomi masyarakat, kegiatan santuan Anak yatim/Jompo, rehab rumah tidak layak huni, bantuan bangku meja dan lemari madrasah diniyah dan PAUD, Pembangunan MCK, Gerobak Dorong, Warung Kecil dll, hal ini tentu sangat bermafaat sekali bagi penerima manfaat.

Bacaan Lainnya

Jalan Sehat Bersama UPK Nagrak yang digelar pada sabtu pagi didalamnya berupa kegiatan Pemberian Penghargaan Kepada Kelompok SPP terbaik untuk kategori Tahun 2019, Simbolis santunan anak yatim, Penghargaan Kelompok Penabung Terbaik, Desa Terbaik, Desa Pengelola surplus terbaik, dan rekrutmen nasabah terbanyak, serta dilanjutkan dengan pembagian doorprize jalan sehat berupa alat-alat masak, elektronik, TV, Mesin Cuci, dan lain sebagianya yang dikolaborasikan dengan kesenian khas Nagrak yaitu Carbo (Carita Bodoran), Carbo ini dalam lawakannya diisi dengan materi tentang bagaimana cara pinjam ke UPK, apa saja keuntungan jika pinjam ke UPK dll.

Acara ini sangat diminati dan dinikmati oleh anggota kelompok SPP yang ada di UPK DBM Nagrak, antusias yang luar bisa terlihat dari para peserta yang ikut gerak jalan sehat ini, terlebih ketika sedang pembagian dan pengundian hadiah, dari jam 07.00 sampai dengan jam 14.00 (berakhir acara) para peserta masih serius mengikuti acara ini, ini adalah sebuah  bukti bahwa mereka sangat menginginkan acara ini hasil ini terjadi karena acara ini merupakan hajat dari ibu-ibu SPP.

Disamping itu juga acara ini memiliki maksud dan tujuan yaitu ingin memperlihatkan kepada masyarakat bahwa UPK DBM Nagrak ini beda dengan bank keliling yang keuntungannya dibawa lari untuk kepentingan pribadi. Sedangkan UPK keuntungan yang didapatnya kembali lagi kepada masyarakat dan bisa langsung dirasakan, ini upaya kami UPK DBM Nagrak selaku Pengelola Dana Bergulir masyarakat dalam memerangi bank keliling.

Dalam acara ini juga disampaikan bahwa UPK DBM Nagrak sedang membangun kantor seluas 500M2 (Kantor dan area parkir) dengan bangunan 2 lantar, lantai pertama digunakan pelayanan dan ruang kerja, sedangkan lantar 2 digunakan untuk aula pertemuan. Rencana Pembangunan Kantor tersebut adalah Rp.700.000.000 dengan alokasi 2 tahun anggaran, dan saat ini pembangunan kantor sudah macapat progres pekerjaan 60%, mudah-mudahan bisa selesai di tahun ini.

Dengan acara ini masyarakat bisa paham bahwa UPK inilah yang cocok menjadi mitra dalam kegiatan simpan pinjam untuk menumbuhkan kegiatan ekonomi masyarakat dan sudah terbukti menjadi lembaga yang amanah dan selalu hadir untuk masyarakat. UPK DBM Nagrak Berprestasi bertekad selalu menjadi pengelola yang amanah, akuntable dan mandiri.

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana saat menyantuni anak yatim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.