Ganjil Genap di Dua Pintu Masuk Sukabumi

  • Whatsapp
ganjil genap sukabumi
Aparat dari Polres Sukabumi saat melakukan pemantaun Prokes Covid-19 di kawasan wisata serta pemberlakuan ganjil genap.

SUKABUMI – Segala daya upaya dilakukan pemerintah agar tren kasus Covid-19 yang melandai tetap terjaga, salah satunya pemberlakuan ganjil genap (gage) di Kabupaten Sukabumi.

Pasalnya, Sukabumi adalah salah satu daerah destinasi wisata terfavorit bagi wisatawan domestik maupun luar untuk menghabiskan libur akhir pekan.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sukabumi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dedy Darmawansyah Nawirputra, melalui Kasi Humas Polres Sukabumi, Ipda Aah Saepul Rohman mengatakan, penerapan ganjil genap tersebut merupakan satu di antara upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Ada dua lokasi penerapan gage, yakni daerah utara yakni exit tol Bocimi Cigombong Cicurug dan di selatan Pos Gunung Butak Palabuhanratu.

“Hari weekend ini kami terapkan ganjil genap di dua lokasi, pertama di exit tol Bocimi Cigombong Cicurug dan Pos Gunung Butak Palabuhanratu,” ujar Aah kepada Radar Sukabumi, Minggu (26/09).

Aah menegaskan, hal itu juga dilakukan dalam rangka mempertahankan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 di Kabupaten Sukabumi.

Maka dari itu, sektor wisata menjadi salah satu yang menjadi perhatian agar jumlah pengunjung dapat dikendalikan dan memastikan semua merenerapkan prokes.

“Polres Sukabumi bekerjasama dengan stakeholder terkait melaksanakan upaya pembatasan dan pengendalian jumlah wisatawan dan pengawasan penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata pantai pada Sabtu dan minggu ini,” ucap Aah.

Ia menjelaskan, kegiatan wisata memang dapat dibuka di masa PPKM level 2 dan tentunya dengan mengacu pada aturan yang diatur dalan Inmendagri No. 43 tahun 2021 dengan menerapkan prokes ketat.

“Kami menghimbau kepada para wisatawan dan pengelola wisata untuk memperhatikan prokesnya di kawasan wisata. Kami akan terus melakukan patroli, mengimbau, memantau serta membagikan masker di kawasan wisata,” paparnya.

“Kami juga menerjunkan anggota mengamankan jalur dan obyek wisata dari mulai perbatasan Bogor – Sukabumi sampai kawasan Ciletuh – Geopark Ciemas,” tandasnya. (ris/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *