“Pembangunan tidak akan berjalan baik kalau hubungan dalam pemerintahan desa tidak harmonis. Meski hanya diwakili dua desa, kami berharap ini menjadi pilot desa berdampak yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui program ini, Purwasari dan Kalapanunggal diharapkan mampu membuktikan bahwa digitalisasi desa bukan sekadar tren, melainkan solusi nyata dalam mempercepat pembangunan ekonomi dan kesejahteraan warga di tingkat akar rumput.(den/d)




