“Kalau dari aspek pembangunan tentu sangat banyak agenda agenda pembangunan sebagian mungkin sudah terealisasi tapi sebagian juga masih menjadi PR baik itu infrastruktur maupun pembangunan mental spiritual,” jelasnya.
“Tetapi pemerintah daerah tentu saja punya prioritas terkait dengan apa yang harus didahulukan dan mana yang bisa mengikuti dari program selanjutnya,” imbuhnya.
Terlebih, kata M. Sodikin lagi dalam momen HJKS ke 153 terdapat surprise baginya dan masyarakat kabupaten Sukabumi yakni penggunaan bahasa sunda saat pelaksanaan ucapara sekar budaya dan rapat paripurna istimewa yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Hal itu, merupakan pengingat bagi seluruh peserta yang mengikuti acara tersebut, dimana dalam penggunaan bahasa sunda secara formal dalam rapat sempat membuatnya kaku.
“Itu surprise bagi kita, karena kadang-kadang kita orang Sunda tapi, mungkin di antara kita juga nggak paham betul tentang apa yang menjadi bahasa ibu kita, nah oleh karenanya di satu sisi ini satu pengingat bagi kita bahwa sebenarnya kita orang sunda,” tandasnya. (Ndi).






