Ia menekankan bahwa stunting merupakan isu multidimensi yang tidak bisa ditangani secara sektoral. Oleh karena itu, diperlukan kerja kolaboratif dan berkesinambungan antara pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan keluarga.
“Stunting bukan hanya soal pertumbuhan fisik, tetapi juga menyangkut perkembangan otak, daya tahan tubuh, dan kualitas hidup anak di masa depan. Jika tidak ditangani secara serius, dampaknya akan memengaruhi produktivitas dan kualitas sumber daya manusia bangsa,” pungkas Uus.(den/d)
Dalam laporan panitia, Rakor TPPS 2025 memiliki tiga tujuan utama:
- – Meningkatkan sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting
– Menguatkan peran TPPS dari tingkat kabupaten hingga desa
– Menyusun rencana aksi konkret yang tepat sasaran






