Workshop ini diikuti oleh kader pendata terpilih, perwakilan kecamatan dan desa, serta staf Bidang Daltin. Mereka menerima pelatihan teknis mulai dari penggunaan instrumen digital pendataan, simulasi wawancara, hingga strategi komunikasi efektif selama kunjungan ke keluarga sasaran.
“Kami harap para kader bisa melaksanakan tugas dengan profesional, menghasilkan data valid, dan menjadi pondasi pembangunan keluarga yang inklusif serta berkelanjutan,” pungkasnya.(den/d)






