Sementara itu Heri (39) warga Kampung Nagerang, Desa Sirnarasa menambahkan pada badan jembatan bagian bawah sengaja di pasang tiang penyangga dari kayu, hal itu untuk agar jembatan dapat dilalui, namun begitu saat pengguna jalan yang melaintas harus berhati hati dan waspada.
“Tadinya itu ada beronjong ditahan pondasinya, roboh lagi akhirnga sebagian masyarakat gotong royong memasang tiang penyangga, karena tidak ada akses jalan yang bisa dilalui kecuali jembatan ini,” timpalnya.
“Sempat ada bantuan dari BPBD itu dulu beronjong, nah kemarin rusak lagi, ini aliran Cimaja, kondisinya rusak. Saya mohon segera ada perbaikan, ini sudah hampir lebih 2- 3 tahunan, ini jembatan yang paling penting bagi masyarakat,” ucapnya. (ndi/d).






