SUKABUMI – Dinas Tenga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, menggelar pembekalan pemberdayaan kewirausahaan kepada warga dan eks buruh migran di wilayah Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.
Hal ini, sengaja dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi melalui Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, dalam mensukseskan program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Jabar tahun 2024.
Pejabat Fungsional Pengantar Kerja Ahli Muda pada Dinas Tenga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Elly Widianingsih kepada Radar Sukabumi mengatakan, untuk mendukung program P2WKSS tahun 2024 tingkat Jawa Barat, maka Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, melakukan sub kegiatan pemberdayaan pekerja migran purna penempatan di lokus P2WKSS 2024 di wilayah Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.
“Jadi, untuk P2WKSS 2024 itu, kita mendukung program pelatihan CPMI purna PMI dan kita harus mensinergikan dengan kegiatan eks buruh migran,” kata Elly kepada Radar Sukabumi pada Minggu (14/07).
Menurutnya, pemberdayaan kewirausahaan terhadap eks buruh migran di wilayah Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi ini, sangat penting dilakukan. Selain, untuk mendukung program perlombaan P2WKSS 2024 tingkat Jabar, juga dimaksudkan untuk menungkatkan pendapatan atau penghasilan masyarakat.
“Kemarin untuk di Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang itu, sedikit karena baru ada satu orang yang kita bina. Insya Allah, kami akan mendukung untuk kegiatan ini, karena hal itu dapat meningkatkn pendapatan masyarakat di wilayah itu,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, eks buruh migran di wilayah Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang yang menjadi lokus P2WKSS tingkat Jabar tahun 2024 tersebut, telah dilatih mengenai jiwa kewirausahaan dan kepada masyarakat yang sudah memiliki usaha yang tengah merintis.
Mereka telah diberikan berbagai motivasi untuk berwirausaha dan diberikan peluang usaha terkait cara memasarkan. Sehingga, mereka bisa mengaplikasikannya dalam dunia wirausaha.
“Iya, diharapkn mereka mendapatkan tambahan pendapatan melalui wurausaha yang sedang dirintis dan berkolaborasi dengan eks pekerja migran, agar mereka tidak berangkat lagi kesana (luar negeri),” timpalnya.
“Jadi, kami motivasi mereka untuk dapat bekerja di Kabupaten Sukabumi, dengan memanfaatkan potensi yang ada disitu. Nah, kemarin juga ada dari dinas lain selain Disnakertrans. Untuk wirausahanya, macam-macam yah. Ada yang pembuatan sirup pala dan lainnya,” pungkasnya. (Den)






