Ia juga berharap keberhasilan program ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Sukabumi. Menurutnya, meski tidak semua desa menjadi lokus resmi, semangat dan praktik baik dari Gunungguruh bisa ditiru secara mandiri.
Program P2WKSS merupakan kegiatan terpadu lintas sektor yang menitikberatkan pada peningkatan peran perempuan dalam aspek sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Desa Gunungguruh kini bukan hanya lokasi lomba, tetapi juga laboratorium nyata partisipasi perempuan dalam pembangunan.
“P2WKSS bisa menjadi model. Desa dengan potensi dan sumber daya cukup bisa meniru konsep ini tanpa harus menunggu jadi lokus,” pungkasnya.(den/d)






