Sewaktu pemuda tersebut, hendak mengarahkan sepeda motornya ke jalan raya, kemudian pemuda tersebut bertemu warga sekitar atau bernama Itman dan Iki tepatnya di gerbang masjid.
“Nah, kedua warga itu bertanya eta budak arek dibawa kemana (itu anak mahu dibawa kemana), eta budak batur (itu anak orang lain),” timpalnya.
Sewaktu ditanya hal tersebut oleh dua warga tersebut, pemuda yang diduga melakukan penculikan ini langsung mengarahkan sepeda motornya kearah wilayah Kecamatan Cireunghas dan kemudian dikejar oleh warga.
“Namun pemuda itu balik arah kurang lebih 50 meter dari gerbang mesjid, dan kemudian diberhentikan oleh Itman dan Iki, setelah itu pelaku diamankan warga, kemudian korban juga diamankan,” paparnya.
Pihaknya menambahkan, saat ini terduga pelaku yang diketahui berprofesi sebagai tukang ojek online ini, masih mendekam di Mapolres Sukabumi Kota, untuk dilakukan pemeriksaan lebih dalam.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, ia mengaku tidak ada unsur indikasi penculian pada peristiwa tersebut. Terlebih lagi, hasil dari keterangan anak yang naik motor dan ojek online atau pemuda tersebut, terdapat banyak kesamaan pengakuan.
“Keterangan dari ojek online dan anak itu sinkron karena, yang naik itu adalah anak tersebut pengen keliling-keliling kampung naik motor,” pungkasnya. (Den)






