Desa Bojong Siap Adu Kebolehan

  • Whatsapp
TERANG: Kampung Sumur Tujuh RT 01/05 Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, ikuti Lomba Kampung Terang 2019 yang diselenggarakan PLN UP3 Sukabumi.

CIKEMBAR, RADARSUKABUMI.com — Kampung Sumur Tujuh RT 01/05, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, siap mengikiti Lomba Kampung Terang yang diselenggarakan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi. Kegiatan yang disambut baik dan kompak oleh warga tersebut, merupakan tindak lanjut perayaan HUT ke-74 RI.

Humas PLN UP3 Sukabumi, Wiwin Darwati mengatakan, tujuan diselenggarakannya lomba Kampung Terang sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat serta dalam memeriahkan HUT ke-74 RI.

Bacaan Lainnya

“Intinya kami ingin menanamkan kepercayaan kepada masyarakat terhadap pelayanan PLN khususnya di wilayah Sukabumi Kota dan Kabupaten,” kata Wiwin kepada Radar Sukabumi, kemarin (25/8).
Wiwin menambahkan, kriteria penilaian meliputi penerangan lingkungan warga seperti, portal pintu masuk perumahan atau kompleks dan lainnya.
“Yang akan kami nilai sebagai juara yakni dengan kategori pernak pernik tercantik,” tuturnya.

Sementara, PLN UP3 Sukabumi akan memberikan uang tunai kepada kampung yang menjadi juara. Juara I akan mendapatkan Rp7,5 juta, Juara II mendapatkan Rp5 juta dan Juara III mendapatkan Rp2,5 juta.

“Penilaian akan dilakukan pada 31 Agustus. Kami berharap, dengan adanya lomba ini, kepercayaan masyarakat dapat meningkat terhadap PLN,” paparnya.

Di tempat terpisah, salah seorang warga Kampung Sumur Tujuh RT 01/05 Hasanudin mengatakan, warga antusias menyambut lomba Kampung Terang. Hal ini, dapat dilihat dari kekompakan warga saat memasang seluruh pernak pernik lampu di kampung tersebut.

“Alhamdulillah kami sambut kegiatan ini dengan baik. Kami menghias kampung ini menjadi kampung terang. Selain memasang lampu hias berwarna warni kami memasang umbul-umbul dan menghias ding tembok jalan bertema perjuangan. Tujuan utamanya memperindah kampung ini menjadi Kampung Terang,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses pengerjaan pemasangan lampu hias kuarang lebih memakan waktu selama lima hari.” Kami selaku warga cukup senang dengan adanya kampung terang ini. Sebab, dengan adanya lampu-lampu ini kampung kami lebih berwarna ketika di malam hari. Tentunya pemandangan ini cukup menarik perhatian,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua RT 01 Kampung Sunur Tujuh Ocen mengatakan, perlomba yang diadakan PLN ini sudah berjalan sekitar sembilan hari dan Minggu (25/08) merupakan hari terakhir. “Kami sudah kirimkan kampung hias kami ini kepada Pihak PLN dengan bentuk video maupun photo untuk mendapatkan penilayan. Ya, mudah-mudahan beruntung dan bisa menjadi juara,” singkatnya.

(bam/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *