Cara Baldatun Dahsyatkan Kerja Terhormat Untuk Rakyat dengan Program

Pendiri sekaligus Penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin
MENCIUM ANAK YATIM : Pendiri sekaligus Penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin saat mencium salah seorang anak yatim di Masjid Jami AwalulHuda Desa Babakanpanjang Kecamatan Nagrak, Jumat (10/06/2022).

SUKABUMI — Menjalankan Program secara konsisten memang berat, tetapi bagi Baldatun Center hal itu merupakan kewajiban yang perlu dituntaskan kepada Masyarakat. Pendiri sekaligus Penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin mengatakan bahwa sebagai wakil rakyat sudah sepatutnya bekerja terhormat untuk rakyat.

Lembaga Baldatun Center sendiri ada dan diciptakan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis program, yakni dengan cara menyantuni anak yatim dan mewakafkan Alquran kepada masyarakat.

“Tugas dan kegiatan Baldatun center cuma dua, menyantuni anak yatim dan mewakafkan Alquran, dan priode sekarang kami sudah hampir selesai. Aset kami sudah 3.688 Alquran yang disebarkan, dan memiliki 2.500 Anak Yatim Binaan yang tersebar di enam Kecamatan Dapil III Kabupaten Sukabumi, Baldatun berikhtiar terus-menurus agar warga masyarakat Dapil III Sukabumi merasakan Barokkah, “jelas Ade Dasep usai melakukan Jumat Keliling (jumling) di Masjid Jami AwalulHuda Desa Babakanpanjang Kecamatan Nagrak, Jumat (10/06/2022).

Di Desa Babakanpanjang sendiri ada 60 anak yatim yang disantuni. Itu merupakan desa yang ketiga terakhir yang sudah disantuni. Ada dua desa lagi yang akan didatangi Baldatun center dari 58 Desa 1 Keluarahan di Dapil III. Artinya sudah 57 Desa yang didatangi dengan jumlah masjid 75 yang tersebar di beberapa titik.

Program rutinitas tersebut buah dari bukti nyata janji politik kepada masyarakat. Bahkan orang yang diketahui sebagai Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi ini dalam kunjungannya selalu memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Rakyat itu harus terhormat, jangan sampai mau dibeli. Jika sudah bisa dibeli pasti bisa ditawar, nah suara rakyat tidak bisa ditawar mereka harus merdeka dengan pilihannya, untuk itu saya setiap kali turun ke masyarakat memberikan pendidikan politik bagaimana cara berpolitik memilih wakilnya yang amanah dan bertanggungjawab atas janjinya, “tegasnya.

Jangan sampai, masyarakat dibodohi oleh iming-iming sesaat. Hal tersebut sesuai dengan arahan ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto yang mengatakan, ‘Kalian mau jadi kambing atau rakyat terhormat’. Pesan prabowo sangat jelas, bahwa rakyat harus terhormat jangan sampai menyerah kepada nasib. Untuk itu, masyarakat harus pintar kepada apa yang dipilihnya.

“Pilihan hari ini menentukan masa depan, untuk itu berikanlah politik kepada masyarakat yang cerdas. Kerja-kerja wakil rakyat yang terhormat harus berdampak kepada masyarakat minimal dengan meninggalkan jejak-jejak kebaikan, karena kebaikan itu sipatnya abadi dan kekal, “jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa masyarakat di dapil III Kabupaten Sukabumi pada dasarnya mengharapkan hidup dengan terhormat. Masyarakat harus bisa menentukan arah sendiri kemana daerahnya akan dibawa. Jangan sampai bagi-bagi uang dijadikan budaya penting dalam setiap kontestasi pemilu apapaun itu mau pileg, mau pilpres mau pilkada digelar.

“Program baldatun sangat jelas, ingin menggaungkan budaya baca, faham dan amal. Nah saat ini Baldatun di fase budaya faham dengan mewakafkan Alquran terjemahan. Nanti di Fase amal insya allah akan membuat videotron di enam kecamatan yang isinya lantunan ayat suci Alquran, tujuannya untuk mengajak masyarakat kembali mengamalkan dan mendengarkan aya suci Alquran, karena mendengar dan membaca Alquran sama pahalanya, untuk itu kita dorong itu, “tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan