SUKABUMI – Kegiatan budidaya puluhan tanaman anggur brazil yang dilakukan Hj. Juju Juarnah (78) di samping rumahnya, tepatnya di Kampung Sinagar Papak Ranji, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, telah menyita perhatian semua kalangan.
Bagaiamana tidak, tanaman yang tergolong langka itu telah berhasil meraup keuntungan hingga mencapai puluhan juta rupiah bagi Hj. Juju dalam satu panennya.
Camat Suakaraja, Erry Erstanto kepada Radar Sukabumi mengatakan, pihaknya mengaku setelah mendapatkan informasi bahwa di wilayahnya tersebut, terdapat seorang petani yang berhasil melakukan budidaya tanaman anggur brazil ini, ia bersama Kepala Desa Pasirhalang, langsung bergegas ke lokasi tanaman.
“Saat kita chek, ternyata benar itu adalah tanaman anggur brazil dan buahnya cukup manis. Bahkan, kata orang IPB tanaman anggur brazil itu masuk pada jenis tanaman langka,” kata Erry Erstanto kepada Radar Sukabumi pada Kamis (16/11).
Saat ia tiba di lokasi lahan pertanian Hj. Juju, Erry mengaku kagum dengan dengan ketekunan Hj. Juju Juarnah. Karena, perempuan yang sudah berusia lanjut itu tidak menjadi sebuah penghalang untuk untuk berinovasi dan produktif. Semangat dan kecintaan terhadap pertanian dapat menghasilkan prestasi yang luar biasa, seperti yang ditunjukkan oleh Hj. Juju.
“Kita sudah lihat kesana. Ternyata cukup luar biasa, populasinya cukup banyak dan ada sekitat 67 pohon yang berbuah serta 1500 bibit pohon anggur brazil,” paparnya.
Pasca melakukan kunjungan ke lahan pertanian anggur brazil, pemerintah Kecamatan Sukaraja berencana akan mengembangkan dan melakukan budidaya tanaman anggur tersebut di lahan milik pemerintah Desa Pasirhalang.
“Jadi kami terpikir untuk mengembangkan budidaya anggur brazil ini bekerjasama dengan pemerintah Desa Pasirhalang yang sudah kita komunikasikan dan akan dikembangkan di Taman Bejo. Karena, jika dilihat dari nilai ekonomis, tanaman anggur brazil ini sangat tinggi,” paparnya.
“Rencananya, nanti akan jadi agro wisata di Taman Bejo, karena disana akan terintegrasi dengan wisata anak-anak. Sehingga, anak-anak atau pengunjung bisa membeli buah anggur brazil ini dengan cara memetik sendiri buahnya di pohon,” pungkasnya. (Den)






