GSBI Sukabumi sampai saat ini terus memberikan penyadaran kepada para buruh tentang pentingnya vaksinasi. Bahkan, pihaknya merekomendasikan bagi para buruh yang berdomisili di Sukabumi agar mendapatkan vaksin di wilayahnya masing-masing.
“Yang jadi masalah, tidak semua buruh yang bekerja di Sukabumi ini berdomisili di Sukabumi, banyak juga warga luar. Maka mereka tidak memungkinkan untuk mendapatkan vaksin gratis di lingkungan rumahnya,” ujarnya.
DPC GSBI Sukabumi bakal terus mengawal progres vaksinasi gotong royong tersebut. Untuk memastikan, tidak ada hal buruh yang direnggut dan percepatan vaksinasi di Kabupaten Sukabumi berjalan dengan baik.
“Kami akan terus kawal, jangan sampai ada perusahaan yang lepas tanggungjawab juga, apalagi jika ada yang mengambil keuntungan dalam hal ini,” pungkasnya. (upi/t)






