SUKABUMI – Suasana Gedung Negara Pendopo Sukabumi tampak berbeda pada Rabu (4/2/2026). Di tengah agenda pemerintahan, Bupati Sukabumi, Asep Japar, meluangkan waktu khusus untuk menerima jajaran Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Sukabumi.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan sinyal kuat dukungan eksekutif terhadap penguatan peran perempuan di panggung politik praktis dan pembangunan daerah.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, perwakilan KPPI Kabupaten Sukabumi, Aida Nuraeni, menegaskan bahwa perjuangan perempuan tidak lagi sebatas pemenuhan kuota 30 persen di parlemen. Fokus KPPI kini adalah peningkatan kapasitas diri dan pendidikan politik. “Tujuannya jelas, perempuan Sukabumi harus mampu bersaing secara substansi, memiliki jejaring yang solid, dan memberikan kontribusi nyata dalam kebijakan publik,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Sukabumi memberikan apresiasi tinggi. Baginya, perempuan adalah pilar strategis dengan perspektif unik dalam merumuskan kebijakan, terutama yang bersentuhan langsung dengan isu sosial, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga.
“Peran perempuan tidak boleh terpinggirkan. Baik di ranah politik maupun sektor pembangunan lainnya, kehadiran mereka adalah syarat mutlak untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan gender,” tegas Asep Japar.






