“Hasilnya menunjukkan bahwa harga daging ayam mengalami kenaikan, sementara harga minyak goreng dan cabai rawit masih seperti sebelumnya,” terangnya.
“Kondisi ini mendorong kami untuk segera mengambil tindakan guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” imbuhnya.
Masih kata Wildan, melalui kolaborasi lintas sektor, BPKAD optimis dapat menekan lonjakan harga pangan selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. “Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan pasokan pangan tetap lancar dan harga terjangkau. Ini adalah upaya kolektif untuk melindungi daya beli masyarakat,” paparnya.
Wildan juga menambahkan, langkah-langkah seperti operasi pasar murah dan distribusi subsidi bahan pokok akan terus digencarkan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami akan memastikan mereka bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang,” tandasnya. (ndi/d)






