“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan penuh antusiasme. Warga aktif berdiskusi, menyampaikan pertanyaan, dan berbagi pengalaman terkait bencana yang pernah mereka alami,” ujar Papang.
Ia berharap sosialisasi ini tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi bekal nyata bagi masyarakat dalam menghadapi bencana. “Pengetahuan ini bisa menyelamatkan nyawa ketika bencana datang tanpa diduga,” pungkasnya.(ndi/d)






