Korban Banjir Bandang di Sukabumi Butuh APD dan Pasokan Air Bersih

  • Whatsapp
Kondisi posko pengungsian korban banjir bandang di Cicurug, Sukabumi. FOTO: LUPI / RADAR SUKABUMI

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Korban banjir bandang di Kabupaten Sukabumi saat ini masih membutuhkan bantuan. Di antaranya adalah alat pelindung diri (APD) dan air bersih. Kebutuhan ini adalah dua di antara sekian banyak logistik yang telah tersedia di Posko Terpadu Bencana Alam.

Sekretaris BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani mengatakan, secara umum pasokan logistik kebutan darurat bencana yang di serahkan dari berbagai relawan cukup banyak. Namun, untuk APD masih tergolong minim.

Bacaan Lainnya

“Secara umum logistik mencukupi ya, antusiasme dari berbagai kalangan amat baik. Tapi memang, yang kurang itu adalah APD, seperti masker. Karena memang, masker amat dibutuhkan, baik itu untuk petugas maupun masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan,” ungkapannya kepada Radar Sukabumi, Rabu (23/9/2020).

Selain APD, pihaknya juga banyak mendapatkan keluhan dari warga yang terdampak bencana terkait kebutuhan air bersih. Pihaknya, berencana akan bekerjasama dengan Periksa AM Kabupaten Sukabumi.

“Ya betul, memang untuk air bersih masih kurang, karena air yang menjadi andalan warga keruh. Sehingga, air bersih amat dibutuhkan, kami berencana akan bekerjasama dengan Perumda AM TJM,” terangnya.

Selain itu, terkiat protokol kesehatan pihanya mengkhawatirkan banyaknya relawan yang datang dari daerah terpapar Covid-19. Maka dari itu, pihaknya meminta jika dalam kondisi yang kurang sehat disarankan untuk tidak berangkat.

“Soal banyaknya relawan atau bantuan dari daerah lain kaitan dengan protokol kesehatan, memang kamu cukup sulit karena antusiasnya amat tinggi. Tetapi, sampai saat ini semua relawan dalam kondisi yang cukup baik, tapi saya pun mengharapkan agar tidak terjadi klaster baru,” paparnya.

Adapun kegiatan pada hari ketiga ini, masih kata Anita, tim gabungan masih memfokuskan pada pencairan korban hilang dan pembersihan material yang dibawa oleh banjir bandang.

“Beberapa alat berat sudah dikerahkan untuk membersihkan material di bantu oleh para relawan, memang cukup berat. Tapi kami yakini dengan dukungan semua pihak akses masyarkat kembali bersih. Paling yang menjadi kendala itu adalah truk pengangkut sampah dan akses karena macet,” keluhnya. .

Selain itu, tim gabungan juga telah mendistribusikan berbagai kebutuhan ke wilayah yang terdampak bencana banjir bandang secara bertahap.

“Kami sudah kantongi semua wilayah yang terdampak bencana, secara bertahap kami distribusikan semua kebutuhan, mulai dari pangan, sandang dan kebutuhan lainnya,” pungkasnya. (upi/rs)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *