Bantuan yang terkumpul ini ada beberapa barang yang langsung disalurkan seperti makanan cepat kedaluarsa seperti roti dan lainnya. Namun demikian, pihaknya menjamin tidak ada korban selamat maupun ahli waris yang terlewat pemberian bantuan.
“Dalam penyaluran bantuan ini kami pun melibatkan ketua rukun tetangga (RT) setempat, bahkan bisa ditanyakan langsung sudah berapa kali korban menerima bantuan. Yang terpenting saat ini adalah kebutuhan dasar mereka bisa terpenuhi,” tambahnya.
Sementara, Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman mengatakan seluruh kebutuhan dasar korban mencukupi, karena persediaan mencukupi hingga sebulan ke depan.
“Di masa transisi ini kami fokus dalam pemulihan dan penyaluran bantuan sementara untuk korban bencana tanah longsor ini,” tambahnya. Pada bencana tanah longsor yang terjadi pada 31 Desember 2018 sebanyak 29 rumah rata dengan tanah, 64 warga selamat, 32 ditemukan meninggal dunia, satu hilang dan tiga luka-luka. (*/hnd)






