Banjir Bandang di Sukabumi, BPBD Prioritaskan Fasilitas Publik

  • Whatsapp
Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani saat di wawancarai. FOTO: LUPI / RADAR SUKABUMI

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Fasilitas publik yang terdampak bencana banjir bandang menjadi prioritas BPBD Kabupaten Sukabumi. Saat ini, BPBD masih melakukan penghitungan cepat dampak bencana yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Sukabumi Anita Mulyani mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya bekerjasama dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Sukabumi dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi masih melakukan penghitungan cepat dampak bencana.

Bacaan Lainnya

“Secara rincinya kami masih hitung, kerugiannya berapa, apa saja yang terdampak termasuk rencana pembiayaannya masih dalam proses,” jelas Anita saat dihubungi Radar Sukabumi, Senin (28/9/2020).

Kendati demikian, kebutuhan yang sifatnya darurat, seperti halnya pipanisasi dan perbaikan sementara irigasi sudah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Sukabumi dan para relawan.

“Kalau yang sifatnya emergency, seperti halnya kebutuhan air bersih, pipanisasi sudah dilakukan dibantu oleh para relawan. Termasuk, beronjong untuk perbaikan sementara irigasi sudah kami salurkan,” terangnya.

Dalam penanganan pasca bencana, lanjut Anita, seperti halnya rehabilitasi dan rekonstruksi melibatkan SKPD lain. Mulai dari Dinas Perkim dan Dinas PU.

“Untuk rehab rekon, bukan hanya kami (BPBD, red) jadi nanti kami akan duduk bareng dengan SKPD lainya. Yang pasti, fasilitas publik yang terdampak bencana menjadi prioritas,” ujarnya.

Berkaitan dengan ketersedian anggaran rehab rekon, masih lanjut Anita, karena cukup banyak anggaran yang dialihkan kepada penanganan Covid-19, sehingga perlu didiskusikan dengan semua pihak.

“Ya kalau dibilang ketersediaannya cukup tidak, karena memang banyak yang dialihkan. Maka dari itu, rehab rekon dampak bencana harus dibicarakan dengan semua pihak,” ungkapnya.

Selain itu, berkaitan dengan penanganan lanjutan di lokasi bencana yang diserahkan kepada panitia lokal, masih dalam pemantauan BPBD Kabupaten Sukabumi. Hanya saja, tentang penerimaan dan pendistribusian bantuan diserahkan kepada Muspika masing-masing.

“Walaupun sudah diserahkan kepada panitia lokal, tentunya kamu masih mendampingi. Tapi, Alhamduliah pantauan terakhir masyarakat mulai pulih dan melaksanakan aktivitasnya masing-masing,” pungkasnya. (upi/rs)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *