Belum Ada Kabar Baik dari Pemancing Asal Surade yang Hilang di Pantai Cikepuh

  • Whatsapp
Petugas gabungan saat melakukan pencarian korban, lakalaut di Pantai Cikepuh, Kecamatan Ciemas.

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Hari ketiga pencarian korban kecelakaan laut (laka laut) di Pantai Cikepuh, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi belum memberikan hasil alias nihil, Kamis (18/2/2021). Korban adalah seorang pemancing ikan yang diketahui bernama Diki (26) asal Kampung Bedeng, RT 02/01, Desa Pasir Ipis, Kecamatan Surade.

Humas SARDA Pos Ciracap, Noyief Naretsya mengatakan, upaya pencarian korban laka laut di pantai Cikepuh, Kecamatan Ciemas ini belum membuahkan hasil. Lantaran, tim SAR gabungan belum juga mendapatkan keberadaan korban.

Bacaan Lainnya

“Korban telah dikabarkan terhempas gelombang ombak saat tengah mancing ikan di perairan laut Selatan Sukabumi, tepatnya di Pantai Batubelah Cikepuh, Kecamatan Ciemas, pada Selasa (16/02/2021) sekira pukul 12.00 WIB. Namun sampai hari ketiga pencarian, petugas gabungan belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” kata Noyief kepada Radar Sukabumi, Kamis (19/02/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam pencarian korban laka laut ini, tim SAR gabungan terdiri dari Pos SARDA Ciracap, P2BK, BPBD, Rapi, PRPS Rajawali dan keluarga korban serta petugas lainnya sudah berupaya maksimal melakukan pencarian korban. Namun, hingga saat ini masih nihil. “Dalam proses pencarian yang memasuki hari ketiga ini, kami melakukan penyisiran di seputaran Tempat Kejadian Musibah (TKM),” ujarnya.

Petugas gabungan, selain melakukan penyisiran di darat, ujar Noyief, petugas juga melakukan penyisiran ke lautan lepas Selatan Sukabumi dengan menggunakan perahu milik nelayan setempat. “Namun, tetap kami belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” paparnya.

Ketika disinggung mengenai kendala dalam proses pencarian korban laka laut ini, dirinya menjawab. Bahwa petugas gabungan terkendala cuaca buruk. “Tim SAR gabungan mengalami kesulitan lantaran ombak yang tinggi disertai angin kencang. Iya, kalau ketinggian gelombang saat ini ada sekitar 2,5 meter sampai 3 meter,” bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban telah dikabarkan menghilang saat tengah memancing ikan di perairan laut Selatan Sukabumi, tepatnya di Pantai Batubelah Cikepuh, Kecamatan Ciemas, pada Selasa (16/02/2021) sekira pukul 12.00 WIB.

“Korban ini, telah berangkat dari rumahnya untuk memancing ikan pada Senin (15/02/2021) sekira pukul 15.30 WIB. Iya, waktu malamnya, korban ini mancing sebentar lalu tidur. Setelah itu, pagi harinya korban langsung mancing bersama tiga temannya. Diantaranya yang bernama Juanda (26) dan Nurdin (35) di sodong Cikepuh berdekatan,” kata Noyief.

Sewaktu korban memancing ikan, sambung Noyief, korban telah mendapatkan ikan. Setelah itu, ikan tersebut di ambil. Tidak lama setelah itu, korban di hantam ombak dan terbawa arus. “Berdasarkan keterangan dari teman korban, jadi sewaktu korban terseret gelombang pasang, korban itu sempat minta tolong. Namun temannya tak bisa menolong karena tidak bisa berenang. Terlebih lagi, ombaknya cukup besar sehingga mengakibatkan tubuh korban hilang tenggelam,” pungkasnya. (Den/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *