Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menegaskan pembangunan jembatan darurat ini merupakan tindak lanjut darurat yang krusial. “Hari ini seluruh unsur hadir bahu-membahu bersama masyarakat menyiapkan material seperti bambu dan kayu untuk konstruksi jembatan darurat. Kami memastikan proses pengerjaan dilakukan dengan arahan teknis agar jembatan cukup aman digunakan warga untuk sementara waktu,” ujarnya.
Daeng menambahkan, semangat gotong royong warga dan relawan menjadi kunci percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana. Meski bersifat sementara, jembatan ini diharapkan dapat menormalkan kembali aktivitas warga yang sempat terhambat akibat putusnya akses jalan.
“Tujuannya agar kegiatan ekonomi dan pendidikan tidak terganggu terlalu lama. Kami dari BPBD terus memantau dan berkoordinasi agar penanganan dampak banjir bandang di Bojongsari ini berjalan optimal,” pungkasnya.(den/d)




