KABUPATEN SUKABUMI

Akses Terputus, Polisi-TNI Bahu Membahu Seberangkan Siswa di Sungai Citalahap

×

Akses Terputus, Polisi-TNI Bahu Membahu Seberangkan Siswa di Sungai Citalahap

Sebarkan artikel ini
Petugas Polsek Nyalindung, Resor Sukabumi, saat menggendong siswa menyebrangi Sungai Citalahap di Kampung Cipiit, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/04).

SUKABUMI – Raut wajah cemas sempat membayang di wajah sejumlah siswa sekolah dasar di Kampung Cipiit, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Aliran Sungai Citalahap yang deras menjadi penghalang setelah jembatan permanen yang biasa mereka lalui luluh lantak diterjang banjir bandang pada Selasa (14/04).

Namun, kecemasan itu perlahan pudar saat personel kepolisian dan TNI sigap turun ke sungai. Mereka menggendong dan menuntun satu per satu anak sekolah agar tetap bisa berangkat belajar dengan aman.

Bank bjb Tandamata

Plt Kapolsek Nyalindung, Resor Sukabumi Kota, Iptu M. Yanuar Fajar, memimpin langsung aksi kemanusiaan tersebut. “Jembatan ini adalah akses satu-satunya. Begitu ambruk terbawa banjir, warga Kampung Cipiit praktis terisolir. Kami tidak ingin pendidikan anak-anak terhenti hanya karena kendala infrastruktur, maka dari itu kami hadir di sini untuk membantu mereka menyeberang dengan aman,” ujarnya kepada Radar Sukabumi, Selasa (21/04).

Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat terlihat kental. Sambil menunggu solusi permanen, mereka berjibaku membangun jembatan darurat secara gotong royong. Yanuar menjelaskan, pembangunan jembatan darurat menjadi prioritas utama agar aktivitas ekonomi dan sosial warga tidak lumpuh total. “Estimasi pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar dua hingga tiga minggu ke depan,” jelasnya.

Hingga jembatan darurat rampung, personel Polsek Nyalindung dan Koramil setempat disiagakan di titik penyeberangan untuk membantu warga. Kondisi air sungai yang sewaktu-waktu bisa naik kembali menjadi kewaspadaan tersendiri bagi petugas.