PALABUHANRATU–Jumlah korban kecelakaan laut (laka laut) akibat tergerus arus Pantai Selatan Sukabumi terus bertambah. Hingga Minggu sore (24/6), Satpolair Polres Sukabumi mencatat terdapat 38 korban selama libur lebaran atau Idul Fitri 1439 Hijriyah.
Korban sebanyak itu, empat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 33 korban lainnya selamat dan satu korban sampai saat ini belum ditemukan.
Keempat korban yang tewas itu yakni, Jossi Andreas Kappu (19), warga Perum Pura Bojong Gede, Kabupaten Bogor Barat Blok D, RT 01/20, tenggelam di Pantai SBH Depan Gajebo Terate, sekitar Pukul 09. 00 WIB, Sabtu (18/6) lalu. Kedua, Rafael Rainer Iskandar (7,5), warga Pancoran Barat 3, RT 05/06, nomor 47 Jakarta Selatan.
Ia terseret arus saat mandi bersama orang tuanya di Pantai Karanghawu. Rafael dinyatakan tewas saat ditangani Tim Medis Puskesmas Cisolok. Yang ketiga ialah Yogi Setiawan warga Kampung Sukahayu, RT 003/010, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Ia tenggelam di Pamtai Karangnaya, Sukawayana dan ditemukan di perairan Taman Bunga, wilayah Kecamatan Cikakak, sekitar 4 Mil Bahari dari Tempat Kejadian Musibah (TKM) sekitar pukul 08.30 WIB, Kamis (21/6).
Korban keempat, Ahmad Zaki (32), warga Kalibata Selatan, RT 02/09, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Sementara satu korban lagi bernama Aden Nandang Hadi Suryana (30), warga Pabuaran, RT 02/05, Kelurahan Dayeh Luhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, hingga kini belum juga ditemukan.



