144.407 Kendaraan Masuk ke Sukabumi, 173.735 Keluar

Jalan Palabuhan II
MACET TOTAL: Sejumlah kendaraan terjeebak macet di sepajang Jalan Palabuhan II tepatnya di Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/4). FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI

SUKABUMI – Sebanyak 173.735 kendaraan keluar dan 144.407 kendaraan masuk ke Sukabumi selama Operasi Ketupat Lodaya mulai 28 April 2022 sampai 06 Mei 2022. Jumlah tersebut keluar masuk kendaraan roda 4 ini, berdasarkan dari exit maupun entrance gerbang tol Cigombong.

“Untuk Exit 173.735 kendaraan dan Entrance 144.407 kendaraan. Sedangkan data kejadian laka lantas selama Operasi Ketupat 2022 sebanyak empat kejadian. Diantaranya luka berat nihil, luka ringan 7 orang, meninggal 2 orang, kerugian materi Rp 2,4 juta,” beber Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Bagus Yudo Setyawan.

Bacaan Lainnya

Untuk percepatan penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas, Satlantas Polres Sukabumi bekerjasam dengan instansi terkait menyiagakan derek, ambulans di lokasi Pos Pam dan Posyan, baik di jalur mudik, jalur balik maupun jalur wisata.

Sementara itu sebelumnya, Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra mengaku telah menysiapkan berbagai strategi guna mengantisipasi kemacetan sampai siagakan tim urai. Apalagi pada hari kedua setelah lebaran Rabu (4/5) lalu, arus lalu lintas mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Melalui Kasi Humasnya Ipda Aah Saepul Rohman, Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra mengatakan jajaran Polres Sukabumi dari jauh-jauh hari telah merencanakan beberapa cara bertindak di lapangan.

Hal itu guna mengatasi peningkatan kepadatan volume arus kendaraan baik mobil ataupun sepeda motor yang akan masuk ke kawasan wisata pantai baik arah Palabuhanratu maupun arah Ciletuh, Ciemas.

“Dalam mengatasi kepadatan arus lalu lintas, ada beberapa rencana strategi yang dilakukan diantaranya penerapan one way, sistim buka tutup jalan, rekayasa arus lalu lintas dan memaksimalkan kantong – kantong parkir serta penyiagaan tim urai kemacetan,” ucapnya.

Menurut Aah dalam pelaksanaan di lapangan, dipantau langsung oleh Dedy yang bergerak secara mobile dengan menggunakan sepeda motor trail. “Melalui pesawat HT, beliau terus memberikan instruksi dan arahan kepada para perwira lapangan,” sambung Aah.

Hasilnya kata Aah, walaupun arus lalu lintas padat merayap, namun demikian kendaraan masih bisa dialirkan baik yang akan masuk kawasan wisata, begitupun sebaliknya yang akan pulang menuju Kota Sukabumi. Sebelumnya Kapolres Sukabumi memprediksi jumlah wisatawan mencapai 4 juta orang masuk ke Sukabumi.(ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.