SUMEDANG – Warga di Desa Babakanasem, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang mengeluhkan kondisi sebuah jembatan kian hari kian memperhatikan. Kondisi jembatan yang berada di jalan kabupaten ruas Hambawang Cipelang mengalami kerusakan pada pondasi karena tergerus sungai Cianda.
Ketua BPD Desa Babakanasem, Rasma Mahendra mengatakan, jembatan itu statusnya merupakan jalan kabupaten yang telah dibangun sejak tahun 1971. Namun, hingga sekarang belum mengalami
perbaikan.
“Sekarang jembatan itu kondisinya sudah mengkhawatirkan. Jembatan Neglasari berada di ruas jalan kabupaten, harap segera diperbaiki. Sebab kalau itu merupakan kewenangan desa, dari dulu juga sudah
diperbaiki,” kata Rasma kepada wartawan, Senin (7/12/2021).
Lanjut Rasma, pihaknya tidak sanggup memperbaiki jembatan Neglasari meski jembatan itu merupakan tempat keluar-masuknya warga Desa Babakanasem. Alasannya, karena itu merupakan kewenangan
Pemkab Sumedang.
“Pihak desa tidak bisa memberikan suntikan dana untuk perbaikan jembatan karena khawatir dananya tumpang tindih,” ujarnya.
Oleh karenanya, warga sangat mengharapkan perbaikan jembatan Neglasari. Mengingat, jika jembatan tersebut roboh tentunya akan mengganggu mobilitas, juga perekonomian warga.
“Mohon kepada Pemkab Sumedang segera lihat jembatan di desa Babakanasem. Kondisinya takut roboh, kalau roboh ekonomi tidak jalan, akses masyarakat terganggu akan berimbas pula pada dunia
pendidikan,” katanya.
Reporter: Jimi
Sumber: Radar Sumedang






