Menanggapi persoalan tersebut, ditempat terpisah Ketua LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi DPP Jawa Barat (GeRAK Jabar), Wahyudin mengatakan, sejatinya PPK itu harus lebih pro-aktif dan komunikatif terhadap suatu informasi atau jika ada temuan dilapangan dari berbagai lembaga.
“Jangan hanya mengkalim dirinya pro-aktif padahal cara-cara (janji) PPK seperti itu sama dengan ngeyel itu. Dan, harus dibedakan versi temuan dari berbagai pihak eksternal,” pungkas Wahyudin, Senin (3/6/2024).
Sebelumnya, penuturan Ujang, salah seorang warga Manonjaya, bahwa kontur tanah/jalan pada ruas jalan tersebut termasuk labil. Ia berharap dilakukan penanganan secara spesifik dan pengerjaan yang berkualitas (kemantapan jalan).
Sebab, lanjut dia, jika hanya asal-asalan, maka dikawatirkan kondisi jalan pada ruas jalan Tasikmalaya – Manonjaya, akan cepat rusak, seperti retak-retak, berlubang dan bergelombang, ungkapnya.
“Karena, hampir dipastikan sepanjang ruas jalan disini, kondisi tanah/jalan;labil pak, lihat aja sendiri badan jalan kerap bergelombang dan turun. Jadi aspalnya harus benar-benar tebal dan teknik dasarnya yang baik,” tuturnya, (Ron)






