Situ Tujuh Muara Bersolek, Tarik Wisatawan

  • Whatsapp
Situ Tujuh Muara Depok
Wakil Walikota Depok bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan serta stakeholder membersihkan gulma, di Situ Tujuh Muara, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, Minggu (19/9).

DEPOK – Pemerintah Kota Depok bersama stakeholder turun langsung melakukan aksi bersih-bersih gulma dan eceng gondok di Situ Tujuh Muara, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari. Bentuk memperingati World Clean Up 2021. Disisi lain, mempersiapkan lokasi tersebut untuk destinasi wisata.

Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan pada momen bertajuk kebersihan dan mencintai alam. Pihaknya menggandeng stakeholder lain agar mengajak masyarakat untuk melestarikan alam, salah satunya Situ Tujuh Muara.

Bacaan Lainnya

”Kali ini, kami membersihkan gulma dan eceng gondok di Situ Tujuh Muara. Kegiatan ini sangat inspiratif untuk mencintai alam dan membersihkan lingkungan yang diimplementasikan ke seluruh lingkungan,” ujarnya kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Minggu (19/09/2021).

Imam menyebut, untuk menjaga kebersihan lingkungan Situ Tujuh Muara, terdapat dua poin penting. Pertama, memberdayakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdariwis) berkolaborasi bersama masyarakat sekitar juga stakeholder.

”Kedua, perlu adanya kerjasama antar instansi baik dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat yang memang punya wewenang terhadap penganggaran,” bebernya.

Perencanaan situ tersebut sebagai destinasi wisata, lanjut Imam, pihaknya mencanangkan sejumlah penambahan sarana dan prasarana seperti perahu boat, serta perahu naga. Guna menunjang para pelancong berkeliling wisata air seluas 28 hektar ini.

”Biar budayanya makin kelihatan dan makin keren, sehingga masyarakat Depok bangga berwisata di kota sendiri. Selain itu, kami berharap bisa ada jalur jogging,” tuturnya.

Imam menyebut, untuk jalur jogging atau jogging track sendiri, masih memiliki hambatan. Hal ini lantaran terhalang lahan milik perumahan.

”Mudah mudahan pengelola perumahan bisa memberikan pada kami untuk akses joging track atau sepeda disini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Situ Tujuh Muara, Daud Sulaiman mengungkapkan secara rutin pihaknya akan melakukan pembersihan wisata air tersebut. Sampai gulma terangkut semuanya.

”Akan dilakukan maintenance kebersihan dan lainnya. Pokdarwis ini terdiri dari empat kelompok kerja (pokja) yaitu Pokja 8,9,12, dan 14,” katanya.

Sampai saat ini, lanjut Daud, total keseluruhan luas Situ Tujuh Muara juga semakin berkurang, dari 28,5 hektare, saat ini tinggal sekitar 24 Hektar. 2.000 meter kubik air diantaranya telah ditutupi oleh tumpukan gulma.

”Sebelum adanya alat berat dari Pemkot, kami sudah sering bebersih secara rutin hampir empat pekan. Kedua, karena punya juru Situ, kami akan ikut program Padat Karya dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian PUPR,” tandasnya.

(RD/daf/pojokjabar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *