“Kita merasa sangat prihatin dengan adanya warga masyarakat yang memaki anggota yang bertugas dengan kata-kata yang tidak sopan. Padahal anggota yang bertugas dilapangan sudah terhitung sembilan hari bertugas di lapangan, tanpa melaksanakan lebaran berkumpul dengan sanak keluarga hanya untuk mengamankan dan melayani masyarakat yang akan mudik.” ujarnya.
Ditambahkan oleh Kabid Humas bahwa pengaturan yang dilakukan oleh anggota Kepolisian semata-mata untuk kepentingan kelancaran perjalan masyarakat yang melaksanan Mudik.
“Anggota yang bertugas di lapangan sudah bekerja pagi, siang dan malam hanya untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.” ucap Ibrahim Tompo. Pria yang mengeluarkan kata kasar itu, diketahui bernama Periyanto. (arf/pojokjabar)






